Minggu, Mei 20

Kebutuhan Travelling Pada Ibu Hamil Trimester I, II dan III


Travelling

Wanita hamil harus berhati-hati melakukan perjalanan yang cenderung lama dan melelahkan, karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan mengakibatkan gangguan sirkulasi serta Oedema tungkai karena kaki tergantung jika duduk terlalu lama. Sabuk pengaman yang dikenakan di kendaraan jangan sampai menekan perut yang menonjol. Jika mungkin perjalanan yang jauh sebaiknya dilakukan dengan pesawat udara. Ketinggian tidak mempengaruhi kehamilan, bila kehamilan telah 35 minggu ada perusahaan penerbangan yang menolak membawa wanita hamil ada juga yang menerima dengan catatan keterangan dokter yang menyatakan cukup sehat untuk bepergian. Berpergian dapat menimbulkan masalah lain, seperti konstipasi / diare karena asupan makanan dan minuman cenderung berbeda seperti biasanya karena akibat perjalanan yang melelahkan.
Traveling selama kehamilan :
  1. Trimester I merupakan waktu yang sangat sensitive karena rawan terjadi keguguran dan kehamilan di luar kandungan.
  2. Trimester II (14-28 minggu), merupakan waktu yang ideal untuk bepergian karena rasa mual, kelelahan sudah berkurang dan resiko terjadinya kelahiran premature masih cukup lama dapat terjadi namun tetap berhati-hati.
  3. Trimester III (29-40 minggu) resiko yang paling difikirkan dari bepergian adalah terjadinya kelahiran premature dan jika ingin tetap bepergian sebaiknya konsultasi dengan dokter kandungan.
Kendaraan yang dapat digunakan untuk traveling seperti mobil, kereta api, pesawat terbang. Bepergian dengan pesawat terbang saat hamil itu aman. Wanita dengan kehamilan tanpa komplikasi apapun dapat naik dengan pesawat terbang, namun hal itu akan meningkatkan resiko pembekuan pembuluh darah vena.
Ø  Perjalanan
Kebanyakan ibu hamil, mengadakan perjalanan di trimester kedua bukan saja aman dan nyaman tetapi juga merupakan kesempatan terbaik untuk pergi bersama pasangan. Tentu saja memerlukan izin dokter, jika mempunyai tekanan darah tinggi, diabetes atau masalah medis dan kebidanan lainnya mungkin tidak akan diberi lampu hijau. Bahkan pada kehamilan beresiko rendah, perjalanan jarak jauh bukanlah ide yang baik pada trimester pertama ketika tubuh masih melakukan penyesuaian fisik dan emosional awal terhadap kehamilan. Begitu pula perjalanan jauh tidak dianjurkan pada trimester terakhir, untuk alasan yang jelas, jika mengalami persalinan dini, maka akan berada jauh dari dokter.
Sekali dokter telah mengizinkan, maka yang perlu dilakukan hanyalah membuat sedikit rencana dan beberapa tindakan pengamanan untuk menjamin perjalanan yang aman dan menyenangkan.
a.      Memilih tujuan yang sesuai
Perjalanan ke tempat yang panas dan lembab mungkin tidak menyamankan karena metabolisme sudah meningkat dan membuat tubuh lebih panas. Jika memiliki tujuan seperti ini, pastikan bahwa hotel dan alat pengangkutan memiliki pendingin (AC)  dan menjauh dari sinar matahari serta tetapi banyak minum.
b.      Rencanakan perjalanan yang santai.
Sebuah tujuan tunggal mungkin lebih dipilih daripada tur besar atau perjalanan bisnis yang membawa ke enam kota dalam enam hari. Sebuah liburan dimana yang menentukan sendiri kecepatannya akan lebih baik daripada tur kelompok dimana pemandunyalah yang menetapkan kecepatan perjalanan.
c.       Asuransikan diri
Dapatkan asuransi perjalanan untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan bahwa komplikasi kehamilan membuat anda harus mengganti rencana dan tinggal di rumah. Asuransi kesehatan perjalanan mungkin juga akan berguna jika asuransi rumah anda tidak melibatkan perawatan medis asing.
d.      Membawa riwayat kesehatan
Akan selalu bijaksana, terutama ketika hamil, untuk melakukan perjalanan dengan membawa riwayat medis yang mengandung informasi tentang golongan darah, obat yang sedang digunakan dan obat yang alergi dan semua data medis yang menetap bersamaan dengan nama, alamat, nomor telepon dokter. Simpan semua obat di dalam tas yang dibawa sendiri dan bawalah tambahan cadangan obat untuk setiap obat yang diresepkan oleh dokter di dalam dompet untuk menjaga kemungkinan jika tas hilang, sementara atau selamanya di perjalanan.
e.      Membawa perlengkapan pertolongan pertama untuk kehamilan
Pastikan bahwa anda membawa cukup vitamin untuk seluruh perjalanan, susu skim bubuk jika menurut perkiraan anda tidak bisa mendapatkan susu segar yang sudah dipasteurisasi (tetapi hanya mencampurkannya dengan air yang aman lihat bagian bawah), beberapa biskuit yang terbuat dari bijian utuh dan makanan kecil favorit lain yang tidak mudah rusak, plester jika peka terhadap mabuk perjalanan dan obat untuk sakit perut selama perjalanan yang telah disetujui oleh dokter, sepatu yang nyaman dan menyediakan cukup ruang untuk mengakomodasi pembengkakan kaki akibat berjalan atau bekerja terlalu lama.
f.        Siapkan nama dokter spesialis kebidanan setempat
Dokter anda mungkin bisa memberikan nama dokter lokal. Jika tidak, hubungi perkumpulan dokter setempat.
g.      Membawa catatan diet kehamilan
Mungkin anda sedang berlibur, tetapi bayi anda tetap bekerja keras untuk tumbuh dan berkembang dan tetap memiliki kebutuhan gizi yang sama.
h.      Jangan minum air ledeng
Jangan minum air ledeng atau bahkan menyikat gigi dengannya kecuali yakin akan keamanannya. Jika di tempat tujuan kemurnian air ledengnya diragukan, rencanakan untuk menggunakan air botol untuk minum dan sikat gigi, atau bawa wadah perebus air atau pemanas yang dicelupkan ke dalam air untuk mendidihkan air ledeng.
i.        Jangan berenang
Di beberapa area, danau dan lautnya sudah tercemar. Tanyakan keamanan air di tempat tujuan anda untuk memastikan keamanannya sebelum anda mencebur ke dalamnya. Juga berhati-hatilah dengan kolam renang yang tidak diklorinasi dengan benar.
j.        Makan dengan hati- hati
Di beberapa area, mungkin tidak aman untuk memakan sayur atau buah yang mentah dan tidak dikupas. Di semua area, hindari makanan matang yang sekedar hangat atau bersuhu ruangan, seperti daging, ikan dan unggas mentah atau  setengah matang, serta produk susu yang tidak dipasteurisasi atau tidak disimpan dalam lemari pendingin dan makanan yang dijual di pinggir jalan bahkan jika makanannya panas.
k.      Mencegah ketidakaturan buang air besar
Perubahan jadwal dan diet bisa memperparah masalah sembelit. Untuk menhindarinya, pastikan bahwa anda cukup mendapatkan ketiga pencegah sembelit: serat, cairan dan olahraga. Mungkin juga membantu jika anda makan sarapan sedikit lebih awal sehingga anda mempunyai waktu untuk duduk di kamar mandi sebelum anda harus berangkat pergi.
l.        Buang air kecil atau besar ketika merasakan dorongannya
Jangan memberi kesempatan pada infeksi saluran kemih atau sembelit dengan meninda perjalanan ke kamar mandi. Pergilah segera mungkin ketika merasakan dorongannya.
m.    Mendapatkan dukungan yang dibutuhkan
Yaitu dukungan dari stocking. Terutama jika anda sedang mengalami varises tetapi bahkan jika anda menduga bahwa anda peka terhadapnya kenakan stocking yang memberi sanggahan ketika anda akan banyak duduk. Misalnya di dalam mobil, pesawat atau kereta api.
n.      Tetap bergerak
Duduk lama akan menghambat peredaran darah di tungkai, jadi pastikan bahwa anda sering bergerak di tempat duduk anda, meregangkan, menekuk, menggoyangkan dan memijat tungkai dan jangan menyilangkan kaki. Jika mungkin, lepaskan sepatu dan tinggikan kaki. Bangunlah sedikitnya satu atau dua jam sekali untuk berjalan di sepanjang gang, ketika anda berada di pesawat udara atau kereta api. Ketika mengadakan perjalanan dengan mobil jangan berjalan selama dua jam tanpa berhenti sebentar untuk berjalan dan meregang. Ketika duduk lakukan gerak badan sederhana.
o.      Jika perjalanan dengan pesawat udara
Tanyakan terlebih dahulu apakah perusahaan memiliki peraturan untuk ibu hamil. Aturlah terlebih dahulu agar bisa duduk di bagian yang atapnya lebih tinggi atau jika tidak ada pemesanan tempat duduk, lakukanlah sebelum anda naik ke pesawat. Jangan melakukan penerbangan di kabin yang tekanan udaranyatidak disesuaikan ketika memesan tiket pesawat tanyakan apakah tersedia makanan yang menyediakan protein. Kenakan sabuk keselamatan dengan nyaman di bawah perut.
p.      Jika perjalanan dengan mobil
Untuk perjalanan panjang, pastikan tempat duduk nyaman. Jika tidak, pertimbangkan untuk membeli atau meminjam bantal khusus untuk menyangga punggung. Jika anda mengemudi, duduklah semundur mungkin dan angkat tangkai kemudi sejauh mungkin dari perut anda. Selalu kenakan sabuk keselamatan.
q.                              Jika perjalanan dengan kereta api

Periksa untuk memastikan bahwa ada gerbong makan dengan menu yang lengkap. Jika melakukan perjalanan malam, mintalah tempat duduk dimana anda bisa tidur. Bawalah makanan besar atau kecil yang memadai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar