Selasa, Mei 29

PEMBEKUAN DARAH


PEMBEKUAN DARAH

Bila darah ditumpahkan maka cepat ia menjadi lekat dan segera mengendap sebagai zat kental berwarna merah. Jeli atau gumpalan itu mengerut dan keluarlah cairan bening berwarna kuning jerami. Cairan ini disebut serum.
Bila darah yang tumpah diperiksa dengan mikroskop, akan kelihatan benang-benang fibrin yang tak dapat larut. Benang-benang ini terbentuk dari fibrinogen dalam plasma oleh kerja trombin. Benang-benang ini menjerat sel darh dan bersama-sama dengannya membentuk gumpalan. Bila darah yang tumpah dikumpulkan dalam tabung reaksi, maka gumpalan itu akan terapung-apung dalam serum.
Penggumpalan darh adalah proses yang majemuk, dan berbagai factor diperlukan untuk melaksanakan itu. Sebagaimana telah diterangkan, trombin adalah alat yang mengubah fibrinogen menjadi benang fibrin. Trombin tidak ada dalam darah normal yang masih dalam pembuluh. Tetapi yang ada adalah zat pendahulunya, protombin, yang kemudian diubah menjadi zst aktif trombin oleh kerja trombokinase. Trombokinase atau tromboplastin adalah zat penggerak yang dilepaskan ke darah di tempat yang luka. Diduga terutama tromboplastin terbentuk karena terjadinya kerusakan pada trombosit, yang selama ada garam kalsium dalam darah, akan mengubah protombin menjadi trombin sehingga terjadi penggumpalan darah.
Untuk menghasilkan penggumpalan maka diperlukan empat faktor :
  1. Garam kalsium yang dalam keadaan normal ada dalam darah,
  2. Sel yang terluka yang membebaskan trombokinase,
  3. Trombin yang terbentuk dari protombin bila ada trombokinase, dan
  4. Fibrin yang terbentuk dari fibrinogen di samping trombin.
Proses penggumpalan dapat dinyatakan dalam rumus:
Protombin + kalsium + trombokinase                = Trombin
Trombin + fibrinogen                                        = Fibrin
Fibrin + sel darah                                              = penggumpalan
Protombin dibuat dalam hati. Vitamin K diperlukan untuk menghasilkan protombin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar