Kamis, Mei 17

Sistem rujukan


Sistem rujukan
Sistem rujukan adalah suatu sistem penyelenggaraan pelayanan kesehata yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal balik terhadap satu kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal (dari unit yang lebih mampu menangani) atau secara horizontal (antar unit-unit yang setingkat kemampuanya).
Bentuk pelayanan kesehatan di Indonesia
1.      Pelayanan kesehatan tingkat pertama (primary health care)
Ÿ  Pelayanan kesehatan jenis ini diperlukan untuk masyarakat yang sakit ringan dan masyarakat yang sehat atau untuk promosi kesehatan.
Ÿ  Pelayanan jenis ini bersifat pelayanan kesehatan dasar atau pelayanan kesehatan primer  atau utama.
Ÿ  Bentuk pelayanan di Indonesia adalah puskesmas, puskesmas keliling dan balkesmas.
2.      Pelayanan kesehatan tingkat kedua (secondary health service)
Ÿ  Pelayanan kesehatan jenis ini diperlukan oleh kelompok masyarakat yang memerlukan perawatan inap dan tidak bisa ditangani oleh pelayanan kesehatan primer.
Ÿ  Bentuk pelayanan ini misalnya rumah sakit type C dan D yang telah tersedia tenaga-tenaga spesialis.
3.      Pelayanan kesehatan tingkat ketiga (tertiary health service)
Ÿ  Pelayanan kesehatan yang diperlukan oleh masyarakat atau pasien yang sudah tidak dapat ditangani oleh pelayanan kesehatan skunder.
Ÿ  Pelayanan sudah kompleks dan memerlukan tenaga-tenaga super spesialis.
Ÿ  Bentuk pelayanan ; rumah sakit type A dan B.
Sistem pelayanan diatas tidak berdiri sendiri namun berada didalam suatu sistem dan saling berhubungan. Apabila pelayanan kesehatan primer tidak dapat melakukan pelayanan maka akan diserahkan ke pelayanan kesehatan diatasnya yang disebut dengan rujukan.
Secara garis besar rujukan dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.      Rujukan Medik
Rujukan ini berkaitan dengan upaya penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan pasien. Disamping itu juga mencangkup rujukan pengetahuan (konsultasi medis) dan bahan-bahan pemeriksaan.
2.      Rujukan kesehatan masyarakat
Rujukan ini berkaitan dengan upaya pencegahan penyakit (reventif) dan peningkatan kesehatan (promosi). Rujukan ini mencakup rujukan teknologi, sarana dan operasional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar