Selasa, Mei 22

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIO


PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIO

1.    Perkembangan embrio awal
6-7 hari setelah fertilisasi blastocyt mulai tertanam didalam uterus dan sempurna pada hari ke 10. Pertumbuhan embrio bermula dari lempeng embrional (embryonal plate) yaitu dimulai dari hari ke-15 sampai sekitar 8 minggu setelah konsepsi atau sampai ukuran embrio sekitar 3 cm, dari puncak kepala sampai bokong. Tahap ini merupakan masa yang paling kritis dalam perkembangan sistem organ dan penampilan luar utama janin, daerah yang sedang berkembang dan mengalami pembelahan sel yang cepat sangat rentan terhadap malformasi akibat teratogen.

Dari embryonal plate selanjutnya berdeferensiasi menjadi tiga unsur :
a.       Sel-sel ektodermal
Pertumbuhan rambut, kulit, kuku, gigi, jaringan saraf, yang meliputi pula alat indera (organ sensoris), glandula salivaria, cavitas nasi, bagian bawah kanalis analis, tractus genitalis dan glandula mammae.
b.      Sel-sel endodermal
Melapisi saccus vittelinus dan berkembang menjadi tractus digestivus, hepar, pankreas, trachea, pulmo, vesica urinaria dan uretra.
c.       Sel-sel mesodermal
Mesodermal merupakan lapisan jaringan disamping ektodermal dan endodermal yang berasal dari massa sel dalam. Sebagian mesodermal terletakdi sekeliling cakram embrio. Perkembangan lebih lanjut dari mesodermal ini akan menghasilkan sistem sirkulasi dan limpatika, tulang, otot, ren, ureter, organ genitalia dan jaringan subkutan pada kulit. Dengan kerja yang serupa, dengan amoeba sel tunggal yang sedang mengambil makanan, maka cavitas amniotica dapat merubah bentuknya agar dapat mengelilingi sacus vittelinus dan mesoderma dan menarik kedua jaringan tersebut memasuki cavitas amniotica.



2.        Perkembangan embrio lanjut
14 hari pertama         :
blastocyt diberi makan oleh sitoplasma sendiri, pembuluh-pembuluh darah primitif untuk embrio mulai berkembang pada mesoderma.

Hari 14-28                  :
Pembuluh-pembuluh darah embrio berhubungan dengan pembuluh-pembuluh darah pada vili korion plasenta primitif. Sirkulasi embrio/maternal dengan demikian telah terbentuk dan darah dapat beredar. Kepala embrio dapat dibedakan dari badannya tunas-tunas tungkai sudah tampak. Terjadi sikap fleksi yang terjadisecara pelan-pelan. Sistem-sistem utama di dalam tubuh telah ada dalam bentuk rudimenter. Jantung (cor) menonjol dari tubuh dan mulai berdenyut.

Hari 28-42                  :
Panjang embrio kira-kira 12 mm pada akhir minggu ke-6. Lengan mulai memanjang dan tangan mendapatkan bentuknya. Timul mata dan telinga rudimenter, telinga tampak tetapi terletak lebih rendah, gerakan pertama dapat dideteksi dengan ultrasound mulai dari minggu ke-6.

Perkembangan Fetus
Umur Kehamilan
Panjang Badan
Berat Badan
Pembentukan Organ
8 minggu
2,5 cm
5 gr
Merupakan perkembangan cepat, jantung mulai memompa darah, anggota badan hidung, kuping, jari jemari mulai dibentuk, kepala fleksi.
12 minggu
9 cm
15 gr
Embrio menjadi janin. Denyut jantung dapat terlihat dengan ultrasound. Diperkirakan lebih berbentuk manusia karena tubuh berkembang. Jenis kelamin dapat diketahui dan ginjal sudah mulai memproduksi urin.
Daun kuping lebih jelas, kelopak mata melekat, leher mulai terbentuk, alat kandungan luar terbentuk namun belum berdiferensiasi.

16 minggu
16 cm
120 gr
Sistem muskuloskeletal sudah matang, sistem saraf mulai melakukan kontrol pembuluh darah berkembang dengan cepat,tangan janin dapat menggenggam, kaki menendang dengan aktif, jantung janin dapat didengarkan dengan funandoskop, kelopak mata alis, mata dan kuku telah tumbuh dengan sempurna. Kelenjar minyak telah aktif dan vernik kaseosa telah melapisi tubuh fetus
20 minggu
25 cm
280 gr
Verniks melindungi tubuh, kulit sangat keriput karena lemak subkutan terlalu sedikit. Alis, bulu mata dan rambut terbentuk. Janin mulai menjawab rangsangan dari luar, janin akan  tenang apabila ibu mendengarkan musik yang tenang.
24 minggu
30 cm
600 gr
Kerangka berkembang dengan cepat, rambut menutupi kepala, deposit lemak subkutan lebih banyak yang menyebabkan kerutan kulit mulai berkurang. Perkembangan pernapasan dimulai. Bila lahir dapat bernapas tapi hanya bertahan hidup beberapa jam saja.
28 minggu
35 cm
1000 gr
Janin dapat bernapas, menelan dan mengatur suhu. Surfaktan terbentuk didalam paru-paru. Lanugo berkurang. Bila lahir dapat bernapas, menangis pelan dan lemah.
32 minggu




40 cm
1800 gr
Simpanan lemak berkembang dibawah kulit, lanugo mulai berkurang tetapi masih tertutup verniks kaseosa, bila lahir kelihatan seperti orang tua kecil atau little old man.
36 minggu
45 cm
2900 gr
Penulangan (oksipikasi) tulang tengkorak masih belum sempurna, muka berseri tidak keriput, jaringan lemak terus bertambah.
40 minggu
50 cm
3000 gr
Bayi cukup bulan, kulit licin, fetus gemuk dan merah sedikit lanugo dan sedikit verniks kaseosa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar