Rabu, Mei 16

MEKANIKA TUBUH


MEKANIKA TUBUH

Adalah suatu mengkoordinasi sistem muskulosketel dan sistem saraf dalam mempertahankan keseimbangan, postur dan kesejajaran tubuh dalam mengangkat, membungkuk, bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari.
Penggunaan mekanika tubuh yang tepat akan :
-          Mengurangi resiko cedera sistem muskuloskeletal
-          Memfasilitasi pergerakan tubuh
-          Mobilisasi fisik tanpa ketegangan otot & penggunaan energi otot yang berlebihan

Kesejajaran tubuh / Postur
Posisi sendi, tendon, ligamen dan otot selama berdiri, duduk dan berbaring.
Kesejajaran yang benar akan :
-          Mengurangi ketegangan pada struktur muskulosketel
-          Mempertahankan tonus otot secara adekuat
-          Menunjang keseimbangan

Keseimbangan Tubuh
Kesejajaran tubuh menunjang keseimbangan tubuh. Tanpa keseimbangan pusat gravitasi akan berubah à peningkatan gaya gravitasi à resiko jatuh atau cedera
Keseimbangan diperlukan :
-          Mempertahankan posisi
-          Memperoleh kestabilan selama bergerak dari satu posisi ke posisi yang lain-lain
-          Melakukan aktikitas sehari-hari
-          Bergerak bebas di komunitas

Koordinasi gerakan tubuh
Berat adalah gaya pada tubuh yang digunakan terhadap gravitasi. Ketika suatu objek diangkat, pengangkat harus menguasai berat objek dan mengetahui pusat gravitasinya.
Pada manusia pusat gravitasinya berada pada 55% atau 57% tinggi badannya ketika berdiri dan berada di tengah. Klien tidak stabil karena pusat gravitasinya tidak seimbang.

Friksi
Adalah gaya yang muncul dengan arah gerakan yang berlawanan dengan arah gerakan benda. Semakin besar area permukaan suatu objek yang bergerak maka semakin besar friksi.
Prinsip dasar pengurangan friksi :
-          Minimalisir permukaan tubuh pasien
-          Gunakan kekuatan dan gerakan pasien saat mengangkat, menggerakkan pasien di tempat tidur
-          Mengangkat pasien bukan mendorong pasien
-          Gunakan sprei yang dapat ditarik

Pengaturan gerakan
Diatur oleh sistem skletal (rangka pendukung tubuh) yang terdiri dari 4 tipe tulang :
-          Panjang : membentuk tinggi tubuh
-          Pendek : dalam bentuk berkelompok, saat dikombinasi dengan ligamen – kartilago à akan dihasilkan gerakan pada ekstremitas.
-          Pipih : mendukung struktur bentuk (tengkorak dan thoraks)
-          Irreguler : membentuk kolumna vertebrata

Karakteristik tulang
-          Kekokohan à dari garam organik (kalsium dan posfat)
-          Kekakuan à berhubungan dengan kekokohan yang penting untuk menunjang bentuk dan tubuh
-          Elastisitas dan fleksibilitas à tulang BBL lebih banyak kartilago, todler lebih lentur dari tulang lansia sehingga lebih mudah bertahan.

Sendi
Hubungan diantara tulang, meliputi :
-          Sinostatik : Ikatan tulang dengan tulang, tidak ada pergerakan
Contoh : Sacrum, sendi vertebra
-          Kartilagenous : sedikit gerakan, elastis, berfungsi saat tulang mengalami penekanan, menggunakan kartilago untuk menyatukan permukaanya
Contoh : Sendi kostosternal
-          Fibrosa : kedua permukaan tulang disatukan dengan ligamen atau membran
Contoh : sendi tibia dan fibula
-          Sinovial : digerakkan secara bebas, permukaan tulang yang berdekatan dilapisi kartilago artikular dan dihubingkan oleh ligamen sejajar dengan membran sinovial
Contoh : radius ulna dihubungkan oleh kartilago dan ligamen membentuk sendi putar

Ligamen
Ikatan jaringan fibrosa yang berwarna putih, mengkilat, fleksibel, mengikat sendi menjadi satu dan menghubungkan tulang dengan kartilago, bersifat elastis, mendukung sendi dan berfungsi protektif
Contoh : ligamen vertebra

Tendon
Jaringan ikat warna putih, mengkilat, menghubungkan otot dengan tulang, bersifat kuat, fleksibel, tidak elastis, mempunyai ketebalan dan panjang bervariasi

Kartilago
Jaringan penyambung yang tidak mempunyai vaskuler, terletak diantara sendi dan thoraks, trakhea, laring, hidung dan telinga

Otot Skelet
Karena kemampuannya untuk berkontraksi dan berelaksasi, merupakan elemen kerja dari pergerakan. Ada 2 tipe :
-          Kontraksi isotonik à peningkatan tekanan otot menyebabkan otot memendek
-          Kontraksi isometrik à peningkatan tekanan otot atau kerja otot tetapi tidak ada pemendekan atau gerakan aktif dari otot

Sistem saraf
Pergerakan dan postur diatur oleh sistem saraf
Area motorik volunter utama berada di korteks serebral à gyrus pra sentralis atau jalur motorik

Propriosepsi
Sensasi yang didapat melalui stimulasi dari dalam tubuh mengenai posisi dan aktivitas otot tertentu. Dipantau oleh proprioseptor yang ada di ujung saraf otot, tendon, sendi. Contoh : proprioseptor memungkinkan seseorang berjalan tanpa harus melihat kakinya.

Keseimbangan
Kemampuan untuk mencapai dan mempertahankan postur tubuh tetap tegak melawan gravitasi (duduk atau berdiri) untuk mengatur seluruh ketrampilan aktivitas motorik. Sereblum bertanggung jawab terhadap refleks, mengatur kontrol motorik secara involunter dan mempertahankan keseimbangan serta postur. Diatur juga oleh telinga bagian dalam.


Prinsip mekanika tubuh untuk tenaga kesehatan (kegiatan dan rasional)
Kegiatan
Rasional
Ketika merencanakan untuk memindahkan klien, atur untuk bantuan yang adekuat. Gunakan alat bantu mekanik jika bantuan tidak mencukupi
Dua orang tenaga kesehatan mengangkat secara bersama-sama membagi beban kerja menjadi 50%
Dorong klien untuk membantu sebanyak mungkin
Hal ini mendukung kemampuan dan kekuatan klien dengan meminimalkan beban kerja
Jaga punggung, leher, pelvis dan kaki lurus. Cegah terpelincir
Mengurangi resiko cedera pada vertebra lumbal dan kelompok otot terpelintir meningkatkan resiko cedera
Fleksikan lutut, buat kaki tetap lebar
Dasar yang luas meningkatkan kestabilan
Dekatkan tubuh tenaga kesehatan dengan klien (atau objek yang diangkat)
Meminimalkan gaya. Pengangkatan 5 kg pada setinggi pinggang sama dengan 50 kg pada setinggi lengan
Gunakan lengan dan tungkai
Otot tungkai lebih kuat, makin besar otot maka makin besar kemampuan kerja tanpa cedera
Tarik klien ke arah penariknya menggunakan sprei yang dapat ditarik
Menarik membutuhkan lebih sedikit tenaga dari pada mengangkat. Sprei yang dapat ditarik meminimalkan gaya gesek yang dapat merusak klien
Rapatkan otot abdomen dan gluteal unttuk persiapan bergerak
Mempersiapkan otot serentak akan meminimalkan usaha mengangkat beban
Seseorang dengan beban yang sangat berat diangkat bersama dengan dipimpin seseorang dengan menghitung sampai tiga
Mengangkat secara serentak akan meminimalkan beban untuk beberapa orang pengangkat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar